Saturday, April 23, 2016


Ragam Motif Batik Geometris


Saat ini tidak ada angka pasti yang menyebutkan jumlah kekayaan motif batik Indonesia. Berbagai corak tersebut merupakan cerminan dari keragaman kultur masyarakat Indonesia yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Setiap daerah memiliki motif batik yang khas sesuai dengan karakteristik wilayah itu. Namun secara umum corak batik digolongkan menjadi batik geometris dan non geometris. Motif geometris merupakan suatu susunan dari pola berulang dan kemudian membentuk corak yang sama serta serasi.
Bentuk dasar dari motif geometris terdapat pula dalam ilmu ukur yang meliputi segiempat, lingkaran, persegi panjang, dan bentuk layang-layang. Ragam corak yang termasuk geometris antara lain motif batik swastika yang memiliki bentuk dasar huruf z dan saling berlawanan. Yang kedua yaitu motif batik banji yang hampir sama dengan batik swastika namun saling berkait dan biasanya diaplikasikan pada untuk penghias bidang serta dilengkapi motif isen.
Kemudian motif batik pilin dimana bentuk dasarnya adalah huruf s atau spiral yang fungsinya sebagai hiasan pinggir serta pengisi bidang. Motif geometris yang selanjutnya ialah corak meander dengan bentuk dasar huruf t dan dipakai untuk penghias pada bagian pinggir batik. Batik geometris paling terkenal disebut motif kawung dan umumnya berbentuk dasar lingkaran. Corak kawung menyerupai kolang-kaling yang dibelah secara melintang sehingga tampak potongan bijinya yang berjumlah empat.


 

2 comments: